3 Cara Uji Coba Jalankan Aplikasi di Android Studio

3 Cara Uji Coba Jalankan Aplikasi di Android StudioAndroid Studio tidak diragukan lagi merupakan IDE yang paling banyak digunakan untuk mengembangkan, uji coba dan menjalankan aplikasi Android. Android Studo telah mengalami banyak sekali perubahan dibanding versi-versi awal rilisnya.

Dengan semakin berkembangnya versi Android yang saat ini sudah mencapai versi PIE, maka banyak sekali perbaikan dan perubahan pada fungsi dan fitur-fitur yang ada pada Android studio agar dapat menyesuaikan dengan kemajuan teknologi.

Bagi kita yang masih awam atau pemula dalam dunia Android Studio, pastinya bakal sering melakukan yang namanya uji coba pada aplikasi yang kita buat. Uji coba atau testing kalo dalam bahasa skripsinya nih 🙂 yaitu “suatu proses pelaksanaan suatu program dengan tujuan menemukan suatu kesalahan (Mustaqbal, 2015).”.

Nah, kalo mau melakukan yang namanya uji coba, pastinya harus menjalankan aplikasinya dong. Bagi kamu yang belum tau dan masih belajar, sebenarnya ada 3 cara yang bisa kita lakukan untuk jalankan aplikasi android buatan kita di android studio.

Berikut 3 Cara Uji Coba Jalankan Aplikasi di Android Studio:

1. Menggunakan Connected Devices

Cara yang pertama merupakan cara yang paling mudah, aman dan cepat dalam menjalankan aplikasi android dan merupakan cara yang penulis sarankan bagi kamu yang punya spek laptop pas-pasan 🙂

Cara connected devices ini yang dimaksud adalah kita menghubungkan smartphone android kita ke laptop atau komputer menggunakan kabel USB. Lalu kita menjalankan perintah di komputer dan aplikasi kita akan otomatis jalan di hp android kita.

Kelebihan menggunakan cara ini yaitu aplikasi yang berjalan akan sangat cepat karena didukung oleh hardware Android kita yang pastinya memang digunakan untuk menjalankan aplikasi android, selain itu kamu akan tetap dapat melihat aktifitas yang terjadi pada aplikasi yang sedang berjalan. Kekurangan menggunakan cara ini yaitu kamu harus siap sedia dengan kabel USB dan smartphone android kamu jika ingin menggunakan cara ini.

Berikut langkah-langkah lebih jelasnya:

  • Siapkan software Android Studio, kabel USB dan hp android kamu.
  • Pada Android studio, pastikan kamu menginstal SDK yang sesuai dengan sistem operasi Android kamu sekarang.
  • sdk android install
  • Pada hp Android, Buka Settings – > More settings -> About Phone.
  • Pada bagian Software Version, klik berkali-kali maka akan muncul tulisan you are now developer.
  • Tekan kembali, lalu cari menu Developer Options yang muncul dimenu paling bawah pada More Settings.
  • Hidupkan opsi Developer Options.
  • Hidupkan opsi USB debugging.
  • usb debugging android
  • Colokkan hp android ke laptop dengan kabel USB.
  • connect android to macbook
  • Di Android studio, klik menu Run -> Run ‘app’.
  • Pada bagian Connected Devices, seharusnya akan muncul nama smartphone kamu dilayar, pilih dan klik OK (maaf tidak ada gambar 😉 ).
  • Jika ada pesan Instant Run muncul, klik Proceed without Instant Run.
  • Tunggu sampai build aplikasi selesai dan aplikasi akan otomatis jalan pada hp Android kamu.
  • Untuk melihat error yang terjadi atau melihat aktifitas coding dibalik layar, kamu dapat membuka tab log cat di aplikasi Android studio kamu.

2. Menggunakan Virtual Devices

Cara kedua merupakan cara yang cukup mudah yaitu mengunakan Virtual Devices. Sesuai dengan namanya, Virtual Devices merupakan sebuah software virtual atau biasa disebut emulator yang digunakan untuk menjalankan aplikasi sesuai dengan platform yang kita inginkan.

Kelebihan menggunakan virtual devices ini yaitu kita bebas menentukan tipe handphone, ukuran layar dan juga sistem operasi apa yang ingin kita uji. Selain itu tidak seperti pada poin pertama, kita hanya perlu menjalankan aplikasi yang ingin diuji pada komputer saja, tidak perlu smartphone Android dan kabel USB.

Kekurangan dari teknik ini, yaitu terletak pada resource yang dibutuhkan untuk menjalankan emulator ini sangat besar. Jika spesifikasi laptop kamu tergolong pas-pasan, saya sarankan gunain cara pertama deh…hehehe 🙂 karena virtual device ini akan menyedot RAM dan Proses kamu cukup signifikan sehingga ketika melakukan uji coba akan tersendat-sendat. Kekurangan lain yaitu kita tidak bisa menggunakan fasilitas seperti kamera dan fasilitas tertentu lainnya.

Jika laptop atau komputer kamu tergolong punya spesifikasi yang WAH, bisa mengikuti cara dibawah:

  • Buka Android Studio, pilih Tools -> AVD Manager
  • Pilih Create Virtual Devices…
  • avd create virtual devices
  • Pada jendela selanjutnya, kamu bisa memilih tipe device yang mau kamu uji coba. Lalu klik Next.
  • Pada tahap ini adalah pemilihan sistem operasi dan versi API. Silahkan pilih salah satu dan klik download.
  • Tunggu proses download emulatornya selesai.
  • select run aplication android
  • Jika telah selesai, klik Finish.
  • Saatnya melalukan uji coba pada aplikasi. Pada halaman project kamu, klik Run -> Run ‘app’
  • Klik nama virtual device yang kamu buat sebelumnya dan pilih OK.
  • Setelah loading selesai, maka otomatis sistem operasi Android akan ter-load bersama aplikasi yang kita buat.
  • Selesai.

3. Transfer APK menggunakan Bluetooth

Cara ini merupakan cara yang cukup tidak efektif dan repot 🙂 . Cara ini bisa kamu gunakan jika hp android kamu tidak bisa terkoneksi dengan laptop dan laptop yang kamu gunakan tidak kuat menahan beratnya emulator 🙂

Teknik ini dulu selalu saya gunakan ketika saya baru belajar coding karena kondisi saya waktu itu sama dengan yang diatas 🙁 . Pada dasarnya, kita mencompile aplikasi android kita dalam bentuk APK dan menginstalnya secara manual pada android kita.

Cara mengirim apk sebenarnya banyak cara yang bisa kita gunakan, namun yang paling cepat dan mudah yaitu melalui bluetooth. Kekurangan dengan teknik ini cukup banyak, salah satunya yaitu kita pasti akan kesulitan untuk melakukan uji coba jika APK yang kita buat tergolong memiliki size yang besar, karena kecepatan transfer bluetooth yang sangat lambat.

Untuk menggunakan cara ini yaitu sebagai berikut:

  • Pada Android Studio, pilih Build -> Build Bundle(s) / APK (s) -> Build APK (s)
  • bulit apk in android studio
  • Buka file explorer kamu, pergi ke tempat folder project aplikasi kamu
  • Pergi ke folder app/build/outputs/apk.
  • path android studio apk
  • Kirim apk tersebut melalui bluetooth
  • Pada smartphone kamu, instal apk tersebut seperti biasa.
  • Selesai.

Perlu diperhatikan juga bahwa jika aplikasi kita terdapat error, biasanya aplikasi tersebut akan force close sendiri dan kita tidak bisa melihat pesan error yang terjadi.

Demikianlah 3 Cara Uji Coba Jalankan Aplikasi di Android Studio. Semoga bermanfaat.

Terimakasih.

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published.