Cara Menggunakan Google Play Console + Tips

Belajar Mengelola Aplikasi di Google Play Console LengkapAndroid banyak digunakan salah satunya karena aplikasi yang tersedia sangatlah banyak dan mudah untuk dibuat. Untuk memasarkan aplikasi yang kita buat, kita perlu memasukkan aplikasi tersebut ke playstore melalui sebuah layanan google yang disebut dengan play console.

Play Console merupakan sebuah layanan dari Google yang memungkinkan para pengembang software untuk memasarkan aplikasi atau game yang mereka buat kedalam toko aplikasi default milik Android yang bernama Play Store. Dengan adanya Play Console ini, kita akan dapat melakukan pengelolaan terhadap aplikasi yang kita miliki seperti update, statistik, unpublish dan lain-lain.

Namun, memiliki akun Play Console tidak bisa kita dapatkan seperti halnya mendaftar facebook 🙂 . Kita butuh menyiapkan dana setidaknya $25 atau setara Rp. 375.000 dan pembayaran hanya dapat dilakukan dengan menggunakan kartu kredit untuk wilayah Indonesia (tidak bisa pake kartu debit atm). Hal ini tentunya untuk meminimalisir aktifitas spam dan membiayai server yang akan digunakan untuk menjalankan layanan ini.

Pelu diketahui juga, semakin hari aturan dan teknologi Google semakin ketat dalam menyeleksi aplikasi-aplikasi yang “bandel” dan “tidak jelas” yang banyak berkeliaran di playstore. Tidak cuma itu, tidak sedikit akun-akun besar yang dihapus oleh Google dari peredarannya di playstore (apalagi playstore yang “kecil”).

Untuk itu bagi kamu yang baru memiliki akun Play Console ini, perlu mengetahui beberapa hal dalam menggunakan dan mengelola aplikasi di Google Play Console. Berikut penjelasannya:

Ketahui Reputasi Akun Play Console Mu

Hal wajib yang perlu kamu ketahui pertama yaitu soal reputasi akun play console. Tidak ada penjelasan atau informasi khusus soal reputasi ini seperti yang ada pada Youtube. Kamu bisa mengamati aplikasi-aplikasi yang mendapat peringatan atau penghapusan dari Google sebagai berkurangnya reputasi akun play console mu.

Berikut ini penjelasan lebih lengkapnya:

  • Jika salah satu atau beberapa aplikasi mendapat penolakan (rejections), penghapusan (removals) atau peringatan (warnings) , maka tidak berpengaruh pada reputasi akun play console kamu.

halaman removed playstore

 

  • Jika terdapat aplikasi yang memiliki status Penangguhan (Suspensions), maka itu merupakan peringatan keras dari google. Kamu hanya punya dua kesempatan, jika kamu mendapatkan 2 aplikasi dengan status ini maka saya sarankan jangan upload aplikasi baru lagi karena dapat berakibat akun play console di banned.

Halaman Dashboard Play Console

Halaman ini merupakan halaman utama yang akan ditampilkan ketika kita masuk ke pengelola aplikasi. Halaman ini menampilkan statistik singkat dari performa aplikasi yang kita miliki. Berikut tampilannya:

Halaman Dashboard playconsole

Halaman Statistik

Seperti namanya, halaman ini menampilkan statistik aplikasi kita. Halaman ini menampilkan informasi dengan lengkap mengenai berapa jumlah aplikasi aktif yang terinstal di Android pengguna, jumlah uninstal, jumlah total download, persentase versi sistem operasi, negara dan juga device apa yang terinstal dapat kita lihat disini secara lengkap. Berikut screenshotnya:

Halaman Statistik playconsole

Halaman Release Management

Halaman release management terbagi atas beberapa sub menu, beberapa menu yang wajib kamu ketahui yaitu:

  • Release Dashboard

Halaman release dashboard merupakan halaman yang menampilkan overview dari rilis update yang telah kita lakukan.

Halaman release dashboard

  • App Release

Halaman app release merupakan halaman tempat kita melakukan update apk. Tutorial update apk di play console telah saya jelaskan di postingan dunia komputer sebelumnya yaitu Cara Update Aplikasi Android di Google Play Console + Gambar.

App release playconsole

  • Artifact Library

Halaman ini merupakan halaman yang berisi informasi APK yang pernah atau telah kita upload sebelumnya. Kita bisa melihat dan mendownload file APK dari versi-versi sebelumnya, bisa kita lihat disini.

Artifact Library playconsole

Halaman Store Presence

Selanjutnya merupakan halaman Store Presence. Halaman ini berisi informasi yang akan kita tampilkan di Play Store nantinya. Ada beberapa bagian yang wajib kamu ketahui fungsinya yaitu:

  • Store Listing

Halaman Store Listing merupakan tempat informasi inti yang akan dimunculkan di playstore nantinya. Disini kita bisa mengubah judul aplikasi, selogan, deskripsi, icon, gambar unggulan, screenshot sampai pada kategori aplikasi.

Store listing playconsole

  • Pricing & Distributions

Pada bagian ini, kita dapat menentukan visibilitas aplikasi kita di playstore. Menghapus aplikasi juga berada disini, yaitu pada option unpublish.

Pricing and distribution playconsole

Halaman User Feedback

Pada bagian User Feedback, kita dapat melihat rating dan review yang ditulis oleh pengguna aplikasi kita. Kita dapat melihat dengan jelas perangkat dan sistem operasi yang mereka gunakan ketika menggunakan aplikasi kita.

review playstore

Perlu diketahui, kita tidak dapat menghapus review yang orang lain berikan kepada kita, namun kita dapat melakukan balasan pada review yang dilakukan oleh pengguna tersebut.

halaman Ratings playconsole

Baca dan Patuhi Peraturan dari Google Play Store

Dalam membuat aplikasi yang akan dipasarkan ke google play, kita diwajibkan untuk menaati peraturan yang telah ditetapkan oleh Google. Tentunya kita gak mau dong, aplikasi yang susah payah dibagun akhirnya diremove. Nah, untuk itu kamu bisa membaca pertaturan dari Play store disini.

Saran dari penulis, selalu masukkan link Privacy policy pada bagian Store listing. Dengan memasang link privacy policy akan mengecilkan peluang aplikasi kita untuk diremove oleh Google.

Baca juga : Cara Terbaru Upload Aplikasi ke Google PlayStore 2018 + Gambar

Tips Dalam Melakukan Update APK

Dalam mengupdate APK, terdapat tiga aturan yang diterapakan oleh Google yaitu:

  • Nama package harus sama dengan yang sebelumnya.

Nama package merupakan nama yang terdapat dalam sebuah APK yang digunakan untuk mengidentifikasi sebuah aplikasi. Setelah sebuah APK diupload ke Google Play Console, maka nama package tersebut akan direkam oleh Google untuk selamanya. APK tersebut hanya dapat dikelola oleh akun yang pertama kali mengupload file tersebut.

Kita tidak bisa mengupload aplikasi yang dengan nama package yang sudah pernah diupload sebelumnya ke play console, meskipun APK tersebut tidak pernah dipublish, atau sudah diremove. Tetap tidak bisa.

  • Sertifikat pada aplikasi harus sama dengan sebelumnya.

Sema seperti poin pertama, sertifikat APK yang diupload pertama kali, harus sama dengan update APK yang baru. Bagi yang membuat aplikasi dengan cara coding, kita tidak bisa mengupload dengan sertifikat debug atau percobaan. Sertifikat yang digunakan harus yang sudah siap rilis untuk playstore. Berikut cara eksport APK yang siap dirilis ke playstore menggunakan eclipse: Cara Export Aplikasi Android untuk Upload dan Update ke Playstore.

  • Selalu Tingkatkan Versi APK Jika mau Update

Google Play Console menggunakan informasi versi pada file AndroidManifest.xml untuk menentukan sebuah versi dari APK. Jadi setiap kali kita mau melakukan update, selalu tingkatkan version menjadi satu digit lebih tinggi dari sebelumnya pada file AndroidManifest.xml ( atau pada file Gradle pada Android Studio).

 PERHATIAN: Jika kamu menggunakan aplikasi generator seperti juggle jack atau bikinaplikasi, maka abaikan tiga langkah diatas karena aplikasi tersebut telah melakukannya secara otomatis asal masih menggunakan project yang sama dengan versi pertama upload. 

Tips dari dunia-komputer.com lainnya

  1. Jangan login dengan dua gmail yang punya akun play console dalam 1 komputer.
  2. Jangan gunakan kartu kredit yang pernah didaftarkan playconsole lagi.
  3. Jika kamu mahasiswa, usahakan daftar menggunakan email kamus yang berakhiran ac.id atau .edu
  4. Rias tampilan screenshot, icon dan gambar unggulan kamu semenarik mungkin. Karena hal pertama yang pengguna lihat adalah gambar di playstorenya.
  5. Selalu sertakan link privacy policy disetiap store listing aplikasi, namun pastikan url tersebut benar-benar link privacy policy.
  6. Tulis deskripsi aplikasi sepanjang mungkin dengan keyword-keyword yang tepat agar memperbesar peluang untuk muncul di halaman pertama di hasil pencarian.
  7. Jangan gunakan judul aplikasi yang sudah umum, karena aplikasi kita akan tenggelam dibalik aplikasi populer lainnya. Kecuali aplikasi kita lebih baik dari aplikasi sejenis yang sudah ada.

Demikianlah artikel mengenai Belajar Mengelola Aplikasi di Google Play Console, semoga bermanfaat.

Terimakasih.

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published.