Struktur Sistem Operasi Android Lengkap

Struktur Sistem Operasi Android LengkapAndroid merupakan sistem operasi besutan Google yang ditujukan untuk perangkat Mobile. Android berjalan pada prosesor dengan arsitektur ARM, MIPS dan juga telah mendukung arsitektur x86 dari intel.

Android berbasis kernel Linux dengan dukungan berbagai macam library. Android ditulis menggunakan bahasa C. Sedangkan aplikasi Android berjalan pada application framework, yang dibentuk menggunakan Java melalui bantuan suatu compatible java library.

Seluruh aplikasi Android akan bejalan pada virtual machine yang benama Dalvik. Dalvik akan menerjemahkan Java Bytecode menjadi Dalvik Dex Code (Dalvix-executable). Singkat kata, Dalvik merupakan virtual machine yang menjadi layer (lapisan) antara aplikasi dan sistem operasi.

Untuk memahami struktur Android secara lebih mudah, kta analogikan bahwa Android itu merupakan sebuah bangunan dengan empat lantai. Pada setiap lantai akan mempunyai suatu kemampuan (fitur inti) tersendiri dalam struktur Android. Jika divisualisasikan dengan gambar adalah sebagai berikut :

Lantai 4: Applications

Lantai 4 sistem android

Pada lantai paling atas, akan berisi semua aplikasi yang kita pakai di Android. Aplikasi utama yang umumnya ada adalah email client, SMS, kalender, peta, browser dan lain-lain. Semua aplikasi yang ada disini, diprogram dengan bahasa Java.

Jadi, puncak dari diagram arsitektur android adalah lapusan aplikasi dan widget. Lapisan aplikasi merupakan lapisan yang kita lihat ketika kita menjalankan program. Kita hanya akan melihat program ketika digunakan, tanpa mengetahui proses yang terjadi di balik lapisan aplikasi. Lapisan ini berjalan dalam Android Runtime dengan menggunakan kelas (Class) dan servis (Service) yang tersedia pada framework aplikasi.

Pada Android semua aplikasi, baik aplikasi inti (native) maupun aplikasi pihak ketiga, berjalan diatas lapisan Aplikasi menggunakan pustaka API ( Application Programming Interface) yang sama.

Lantai 3: Application Framework

Lantai 3 sistem android

Pada lantai ketiga, terdapat Application Framework (alias kerangka aplikasi). Lantai in digunakan untuk mengembangkan aplikasi android (lantai keempat). Lantai ini menyimpan beberapa bagian terpenting dalam kerangka aplikasi android, seperti Activity Manager, Windows Manager, Content Provider, View System, Notification Manager, Package Manager, Telephony Manager, Resource Manager, Location Manager, XMPP Service. Sedikit rinciannya sebagai berikut :

  • Activity Manager, berfungsi untuk mengontrol siklus hidup aplikasi dan menjaga keadaaan backstack untuk navigasi penggunaan.
  • Content Providers, berfungsi untuk merangkum data yang memungkinkan digunakan oleh aplikasi lainnya.
  • Resource Manager, untuk mengatur sumber daya yang ada dalam program serta menyediakan akses sumber daya diluar kode program ( grafik dan file layout).
  • Location Manager, berfungsi untuk memberikan informasi lokasi perangkat android.
  • Notofication Manager, mencakup berbagai macam peringatan yang akan ditampilkan pada status bar.

Lantai 2: Library dan Android Runtime

Lantai 2 sistem android

Pada lantai kedua akan berisi Library (Pustaka) dan Android Runtime.

Android memiliki beberapa paket library, seperti :

  • Media Library, untuk memutar dan merekam berbagai macam format audio dan video.
  • Surface Manager, untuk mengatur hak akses layer dari berbagai aplikasi.
  • Graphic Library termasuk didalamnya SGL dan OpenGL untuk  tampilan 2D dan 3D.
  • SQLite untuk mengatur relasi database yang digunakan pada aplikasi.
  • SSl dan WebKit untuk browser dan keamanan internet.

Pustaka-pustaka tersebut hanya dapat digunakan oleh program yang berada dilevel atasnya. Jadi pustaka bukanlah aplikasi yang berjalan sendiri.

Sedangkan pada bagian Android Runtime akan berisi dua fitur, yaitu Core Libraries dan Dalvik Virtual Machine.

Pustaka Inti (Core Libraries) Android memang dikembangkan melalui bahasa pemograman Java, tetapi Android Runtime bukanlah mesin virtual Java. Aneh bukan ? 😕 Pustaka inti android menyediakan hampir semua fungsi yang tedapat pada pustaka java, serta beberapa pustaka khusus android.

Dalvik Virtual Machine adalah suatu mesin virtual yang menjadi lapisan antara aplikasi dan sistem operasi. Dalam file aplikasi Android yang memiliki ekstensi .apk akan terdapat beberapa tipe file.

Tipe file tersebut diantaranya: resource, assets, xml, dan dex. File tipe dex ini asal muasalnya diprogram menggunakan bahasa Java. File dex ini akan dijalankan oleh Dalvik Virtual Machine untuk melakukan berbagai macam aktifitas. Seperti menampilkan User Interface, akses Internet, dan sebagainya. Semua akses yang dilakukan oleh aplikasi, harus melalui Dalvik Virtual Machine terslebih dahulu.

Jadi, bolehlah kita katakan, file dengan ekstensi .dex, adalah file executable untuk Android. Jika kita analogikan dengan sistem operasi Windows, maka file .DEX sama dengan file .EXE.

Lantai 1 : Linux Kernel

Lantai 1 sistem android

Lantai dasar in adalah pondasi antara hardware dan software. Yang berisis beberapa driver vital yang dibutuhkan Android, seperti Display Driver, Camera Driver, Bluetooth Driver, Flash memory driver, USB Driver, Keypad Driver, Wifi Driver, Audio Driver, dan lain-lain.

Android dibangun diatas kernel Linux. Pada dasarnya Android hanya terdapat beberapa service linux yang diperlukan seperti keamanan, manajemen memori, manajemen proses, jaringan dan driver, dan lain-lain. Karena Android mengacu pada kernel Linux, maka struktur file yang digunakan pun juga sama persis dengan linux.

Demikianlah artikel Struktur Sistem Operasi Android Lengkap. Semoga bermanfaat.

Terimakasih.

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published.