Tips Mulai Belajar Framework PHP Bagi Pemula

PHP merupakan bahasa pemograman web yang paling populer saat ini. Banyak orang termasuk penulis sendiri, mulai mendalami bahasa yang satu ini. PHP sekarang sudah mencapai versi stabil yaitu 7.1 dan membawa berbagai fitur baru yang semakin lengkap dan mudah untuk digunakan.

Dalam dunia pengembangan aplikasi, tentu kita sering mendengar istilah framework. Apa itu framework ? Framework merupakan sekumpulan kode dan class – class yang dapat kita gunakan untuk mempercepat dan mempermudah kita dalam mengembangkan aplikasi. Ada banyak sekali framework PHP yang dapat kita gunakan, namun bagi kita yang baru mulai belajar, tentu muncul pertanyaan framework mana yang harus  digunakan ? apa saja yang harus dipelajari ? dll

Nah, di artikel ini, penulis yang sedang belajar framework PHP ingin membagikan sedikit tips bagi kamu yang ingin mulai belajar framework PHP, berikut tipsnya :

1. Belajar Bahasa PHP Native / Murni

Framework PHP seperti Yii, codeigniter, laravel dll, sejatinya dibuat menggunakan bahasa pemograman PHP. Jadi, sudah wajib hukumnya kamu harus sudah menguasai dasar-dasar pemograman PHP seperti membuat variabel, koneksi ke database, melakukan CRUD pada database, melakukan perhitungan aritmatika, membuat fungsi dan lain-lain.

Tanpa menguasai PHP murni, akan sangat sulit dalam mempelajari framework dan akhirnya akan membuat kita bingung sendiri. Dengan menguasai PHP murni, maka kita akan dengan mudah beradaptasi pada lingkungan kerja framework karena pada dasarnya framework sendiri merupakan kumpulan fungsi-fungsi yang dibuat dengan bahasa PHP murni.

Untuk memperdalam pengetahuan PHP, kita dapat membuat projek kecil-kecilan seperti membuat aplikasi web sederahana, sistem penjualan, sistem peminjaman buku, toko online, dan sebagainya. Dengan membuat project, akan mempercepat langkah kita dalam mendalami bahasa pemograman ini.

2. Pahami apa itu MVC dan OOP

Setelah menguasai bahasa PHP murni, sebelum mempelajari framework kita wajib tau apa itu MVC dan OOP. Kebanyakan atau hampir semua framework PHP menggunakan MVC sebagai pola design pengembangan aplikasi mereka.

MVC merupakan singkatan dari Model – View-Controller. Pola MVC akan memisahkan kode proses antara Model (Database), View (Tampilan) dan Controller (penghubung antara Model dan View). Hal ini bertujuan agar kode-kode program kita tidak bercampur baur antara tampilan(HTML, CSS), kode PHP(Controller) dan Database(Model).

Kamu bisa mempelajari dan memahami MVC lebih lanjut dari internet atau lihat di wikipedia.

3. Tentukan Framework yang ingin Dipelajari

Pilihlah satu framework yang paling cocok bagi kita. Jangan mempelajari lebih dari satu framework secara bersamaan karena dapat menggangu dan membingungkan kita, karena pastinya tiap framework memiliki peraturan-peraturan tersendiri. Bagi kamu yang awam dengan framework, ada baiknya menggunakan framework yang telah banyak dokumentasinya dan mudah bagi pemula, seperti Yii2 dan CodeIgniter ( Tempat kerja penulis sendiri menggunakan Yii2 dan laravel sebagai persyaratan mengembangan sistem mereka 🙂 ).

4. Download Ebook Tutorial di Internet

Setelah menentukan framework yang cocok untuk kamu, langkah selanjutnya adalah mendownload ebook tutorial dasar framework yang bersangkutan. Hal ini tergolong efektif dalam meningkatkan pemahaman dasar terhadap framework yang akan dipelajari. Kamu bisa searching digoogle dengan kata kunci.

tutorial dasar [‘nama framework’] filetype:pdf

Didalam ebook itu sendiri, biasanya pada bagian awal akan dijelaskan cara menginstal framework tersebut di komputer kita. Setelah selesai menginstal, lanjutkan dengan menulis kode program secara langsung berdasarkan panduan ebook tersebut. Pahami maksud dari setiap kode framework tersebut.

5. Buat Project dan Bereksperimen

Seperti pada point pertama, kamu bisa belajar framework lebih cepat jika punya tujuan yang harus dicapai. Salah satunya adalah dengan membuat project kecil-kecil dengan framework agar terbiasa dengan lingkungan dan kode program yang baru.

Jangan takut bereksperimen dalam memprogram. Jika terjadi error, kamu bisa menanyakan penyebab dan solusinya ke Google namun dengan syarat kamu harus bisa mengartikan bahasa inggris secara spontan 🙂 . Kebanyakan pertanyaan dari masalah yang kamu hadapi berasal dari forum tanya jawab luar negeri seperti stackoverflow.com dan quora.com.

Demikian artikel lima Tips Mulai Belajar Framework PHP Bagi Pemula. Semoga bermanfaat.

Terimakasih.

2 Comments Posted

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published.